close
loading...

Menteri Susi:Kalau Buang Sampah ke Laut, Rumahnya Juga Saya Buang



Tak mau Wakatobi kotor, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melakukan aksi bersih-bersih di salah satu dari 50 taman nasional di Indonesia itu.

Bersama tim Kementerian Kelautan dan Perikanan, Susi melakukan kerja bakti membersihkan sampah di sekitar tempat tinggal warga. Warga suku Bajo dari lima desa di Kecamatan Wangi-wangi Selatan, yakni Mola Utara, Mola Bahari, Mola Selatan, Mola Samaturu, dan Nelayan Bhakti, juga terlibat dalam kegiatan itu.

KKP menyediakan peralatan, seperti ekskavator, mobil roda tiga, sekop, cangkul, sapu lidi, pacul, gerobak, skopnet, pengait sampah atau gancu, dan karung sampah. KKP bersama warga juga menyiapkan tempat pembuangan akhir sampah.

“Wakatobi ini salah satu destinasi pariwisata nasional. Kalau ada wisatawan mancanegara datang, melihat kondisi kampung suku Bajo seperti ini, kita tidak boleh diam. Nanti tidak ada yang mau datang. Kalau sudah bersih daerah sini juga akan jadi incaran wisatawan,” kata Susi dalam siaran pers, Senin 3 Maret 2017.

Sarana mandi, cuci, kakus (MCK) di kawasan Mola Raya yang sudah tidak dapat digunakan pun diperbaiki. Demikian pula jalan kayu penghubung rumah-rumah warga yang sudah lapuk.

Setelah kerja bakti, KKP menyerahkan peralatan kebersihan secara simbolis kepada nelayan Mola Bahari. Susi juga meminta Bupati Wakatobi Arhawi agar menyediakan tempat pembuangan sampah yang layak di salah satu destinasi wisata yang diperkenalkan pemerintah sebagai '10 Bali Baru' itu.

“Nanti jangan buang sampah ke laut lagi ya, Bu. Kalau buang sampah ke laut, rumahnya juga saya buang ke laut,” ujar Susi yang disambut gelak tawa warga.

KKP juga menyalurkan bantuan 100 paket peralatan makan dan dapur karena pada kunjungan sebelumnya, Susi menemukan warga miskin yang memiliki piring dan gelas tidak layak.

Selain itu, Susi juga menemukan kesehatan masyarakat suku Bajo sangat buruk, seperti anak-anak yang kekurangan gizi dan menderita down syndrome. Orang dewasa pun mengidap penyakit gondok, tumor, infeksi pascaoperasi, dan sakit jantung.

KKP menyediakan posko pengobatan gratis di Posko Kesehatan Desa (Poskesdes) Mola Selatan dan Mola Utara yang dapat dimanfaatkan warga memeriksakan kesehatan sekaligus memperoleh pengobatan. Di tempat itu, terdapat tiga dokter umum dan dua dokter gigi. Warga yang mengalami sakit serius juga akan dirujuk ke rumah sakit yang memadai. Ibu hamil dan balita pun dapat memperoleh vitamin dan makanan tambahan.

Untuk meningkatkan akses kesehatan masyarakat Mola Raya yang masih buruk, Badan Riset dan Sumber Daya Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP) juga menginventarisasi data BPJS masyarakat. Pendataan juga dilakukan terhadap nelayan yang belum mengikuti program asuransi nelayan.[Sumber : tempo.co]

2 Responses to "Menteri Susi:Kalau Buang Sampah ke Laut, Rumahnya Juga Saya Buang"

  1. Anda inGin puNya kesempatan besar uNtuK menanG hingGa Ratusan juta Rupiah|Ay0 seger4 d4ftar kan diri and4 di #ionQQ# invite pin bb#58ab14f5

    BalasHapus

  2. Permisi Ya Admin Numpang Promo | AJOQQ | Agen Poker Online Di Indonesia |Player vs Player NO ROBOT!!! |
    Kesempatan Menang Lebih Besar| pin bb : 58cd292c

    BalasHapus