Polri sita suap Rp 4,7 miliar untuk seleksi anggota polisi



Penyidik Polri menyita Rp 4,7 miliar dari delapan anggota Polda Sumatera Selatan yang diduga terlibat kasus suap seleksi anggota polisi periode 2015-2016.

"Disita uang sebesar Rp 4,7 miliar dari rekening yang ada," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, hari ini.

Kasus ini terungkap setelah Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) bersama dengan Inspektorat Pengawasan Umum menyelidiki kasus ini. Menurut Rikwanto, delapan polisi ini terdiri dari beberapa perwira menengah dan bintara di Polda Sumsel.

Rikwanto menjelaskan, dalam rekrutmen calon anggota, Polri menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi untuk menjaga kualitas sistem seleksi. "Kami harapkan tidak ada lagi anggota yang bermain dalam rekrutmen," kata Rikwanto.

Dia menjelaskan, delapan polisi yang ditangkap saat masih diperiksa intensif. Mereka terancam hukuman pelanggaran disiplin dan kode etik profesi.

"Ancamannya bisa didemosi, tidak dipromosikan, tidak boleh sekolah, sulit naik pangkat. Maksimal mereka bisa diberhentikan dengan tidak hormat," kata Rikwanto.[Sumber : rimanews.com]

0 Response to "Polri sita suap Rp 4,7 miliar untuk seleksi anggota polisi"

Posting Komentar