close
loading...

Tidak Ikut Nyoblos di Jakarta Bini di Cilacap Dicoblos Orang



DEMI istri tercinta, saat Pilkada kemarin Ibnu, 41, pilih tidak nyoblos di Jakarta. Dia pilih mudik ke Cilacap (Jateng). Namun setibanya di kampung ternyata, Wiwik, 35, yang dibelai-belain itu malah dipergoki kelonan dengan lelaki lain. Ibnu naik pitam, dan tamu tak diundang itu ditusuknya, jusss……

Orang golput itu katanya tidak punya kesadaran berbangsa dan bernegara, bahkan cenderung munafik. Bagaimana tidak? Dia tidak suka dengan tokoh yang ikut pilkada, tapi ketika salah satu peserta pilkada itu jadi gubernur, mau tak mau dia tetap akan membutuhkan pelayanannya. Urusan apapun pasti ke kelurahan, sedangkan lurah itu adalah kepanjang-tanganan gubernur yang tidak disukainya. Begitu kan?

Tapi kalau golputnya Ibnu, lain. Dia tidak ikut nyoblos bukan karena tidak suka pada Agus-Ahok-Anies, tapi karena kebelet kangen pada istrinya di Cilacap sana. Maka menjelang hari H pesta demokrasi kemarin, dia pilih tidak ikut nyoblos di Jakarta, tapi pilih nyoblos di kampung, saking kangennya pada istri tercinta. Ini coblosan yang tak diwajibkan celupkan tangan ke tinta seusai pencoblosan.

Tapi ternyata, apa yang diharapkan Ibnu jauh dari dari kenyataan. Tiba di rumah pukul 04.00 pagi, pintu masih terkunci. Diketok-ketok tak ada jawaban. Terpaksa dia masuk dari dapur. Tapi begitu tiba di dalam, di kamar dia melihat istrinya justru tidur dengan lelaki lain. Siapa gerangan tuan?

Ibnu langsung dibakar cemburu. Gairahnya untuk coblosan di pagi itu mendadak hilang, karena sang isteri ternyata telah diserobot dan dinodai lelaki lain. Memang keduanya dalam posisi tidur saja. Tapi lelaki bukan muhrim ada sekamar dengan wanita, jika tidak pernah berhubungan terlalu jauh, mana berani. Dengan kata lain, pastilah Wiwik sudah berzina dengan lelaki tersebut.

Ibnu balik ke dapur, ambil pisau. Tamu tak diundang yang sedang dibuai mimpi itu langsung ditusuk perutnya, jusss. Tentu saja korban kaget dan mengaduh. Wiwik yang ada di sebelahnya juga terbangun dan berusaha mencegah kekalapan suami. Gegerlah pagi itu. Ibnu datang pagi-pagi dari Jakarta bukan bawa oleh-oleh tapi malah bawa masalah.

Tamu yang ternyata bernama Sopan ini segera dilarikan ke RS, sementara Wiwik dan Ibnu diperisa di Polsek Cimanggu. Dalam pemeriksaan terungkap, Wiwik sengaja menerima lelaki lain karena sudah tidak ada kecocokan dengan suaminya. Dia sudah mengajak pecah kongsi (cerai), tapi Ibnu selalu menundanya, dengan alasan kasihan anak-anak.

Selama ini meski suami istri tapi pasangan Ibnu – Wiwik memang selalu berjauhan. Ibnu di Jakarta, dan anak istri di kampung. Sebulan sekali Ibnu kembali ke Cimanggu untuk setor benggol (uang) dan bonggol tentunya. Keadaan ini menjadikan suasana rumahtangga tidak nyaman.

Dalam kondisi demikian dia berkenalan dengan Sopan, yang orangnya memang sopan dan mengaku agen perubahan. Jadilah diam-diam mereka berpacaran. Meski Sopan warga Jakarta, juga sering ke Cimanggu untuk menuntaskan gairah, meski mereka belum menjadi suami istri. Tapi pada kejadian pagi subuh itu Sopan – Wiwik tak menduga bahwa Ibnu pulang. Akhirrnya terjadilah tragedi di pagi hari.

Baru saja nusuk, Sopan gantian ditusuk orang.[Sumber : poskotanews.com]

0 Response to "Tidak Ikut Nyoblos di Jakarta Bini di Cilacap Dicoblos Orang"

Posting Komentar