Soal Video Ancaman Iwan 'Bopeng', Polda Metro Jaya Tengah Lakukan Pendalaman



Pada saat pencoblosan Pilkada DKI Jakarta tanggal 15 Februari lalu, ada sebuah video yang viral di media sosial. Dalam video tersebut, ada seorang pria berbaju kotak-kotak yang sedang marah-marah di TPS 27 Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur.

Pria yang diketahui bernama Iwan Bopeng itu mengamuk dan melontarkan ucapan berbau ancaman terhadap tentara. Dikonfirmasi ke Polda Metro Jaya, hal itu tengah dalam penyelidikan untuk mencari siapa pria itu.

Karena pria itu tak hanya muncul di satu TPS saja. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan saat ini mereka akan menyelidiki kasus dugaan intimidasi itu.

“Nanti kan kita selidiki ya apakah itu unsur pidana atau tidak, yang penting nanti anggota kita akan melakukan penyelidikan,” terangnya ketika dikonfirmasi, Sabtu (18/2).

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini juga berkata, mereka bakal menyelidiki apakah tindakan Iwan itu termasuk unsur pidana Pilkada atau pidana biasa. Namun untuk memastikannya, harus didalami terlebih dahulu. "Makanya kita konteksnya belum tahu, kita perlu pemeriksaan dulu,” ucapnya.

Namun beredar informasi bawha Iwan telah ditangkap dan dibawa ke Polsek Gambir pada Kamis (16/2) kemarin. Namun, pihak Polsek Gambir langsung membantah hal itu. “Enggak ada, kita enggak ada penangkapan atas nama Iwan yang ‘potong tentara’ ya,” ujar Kapolsek Gambir Ida Ketut Grahanata Krisna Rendra, Sabtu (18/2).

Sebagai informasi, Iwan sendiri sudah meminta maaf lewat sebuah video atas ucapan cerobohnya yang menyatakan 'potong tentara' tersebut.[Sumber : jawapos.com]

0 Response to "Soal Video Ancaman Iwan 'Bopeng', Polda Metro Jaya Tengah Lakukan Pendalaman"

Posting Komentar