Ormas yang Tolak FPI Minta DPRD Balikpapan Siapkan Makan Siang Usai Demo



Gabungan ormas dan penguyuban di Kota Balikpapan menggelar aksi menolak Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) dan Front Pembela Islam (FPI) berdiri di kota Balikpapan, Kamis (2/2/2017).

Beberapa terlihat mengenakan pakaian adat Dayak datang dengan berkonvoi menumpang berbagai macam kendaraan.

Termasuk truk tronton yang mengangkut sound system untuk massa berorasi tepat di gedung DPRD Kota Balikpapan Jalan Jenderal Sudirman sejak pukul 10.30 Wita.

"Kami tidak butuh FPI dan GNPF berada di Balikpapan, kami tegaskan, bubarkan mereka sangat jelas menolak ideologi Pancasila. Kita mendesak Pemkot Balikpapan dan DPRD Balikpapan untuk ikut menolak GNPF dan FPI," ujar perwakilan aksi saat melakukan orasi.

Dalam aksi yang dikawal ketat ratusan personel polisi ini, aksi yang dilakukan di depan kantor Wali Kota Balikpapan ini membuat satu ruas jalan Jenderal Sudirman ditutup.
Arus lalu lintas dari arah Klandasan menuju Gunung Sari juga dialihkan ke Jalan Kapten Pierre Tendean Gunung Pasir.

Selain penolakan FPI dan GNPF MUI yang disampaikan, perwakilan aksi berharap anggota DPRD Balikpapan keluar menemui para pendemo.

"Ayo keluar temui kami dan harus sepakat menolak," katanya.
Selain itu pendemo juga berharap anggota DPRD yang ada di kantor DPRD Balikpapan bisa menyiapkan makan siang bagi seluruh massa aksi demo.

"Karena kita tahu anggota DPRD itu semua merasakan gaji dan tanpa rakyat mereka tidak bisa menjadi DPRD Balikpapan, tidak ada salahnya menyiapkan untuk rakyat," katanya dalam orasi.

Ia melanjutkan, mereka akan mengirim utusan untuk berhadapan dengan Sekwan dan menyampaikan keinginan para pendemo.
"Kami masih bisa menunggu karena kami akan melakukan aksi selama kurang lebih 3 jam ke depan," tuturnya.[Sumber : tribunnews.com]

0 Response to "Ormas yang Tolak FPI Minta DPRD Balikpapan Siapkan Makan Siang Usai Demo"

Poskan Komentar