Ratusan Ton Ikan di Danau Toba Mati

Paling tidak 249,6 ton ikan di keramba jaring apung di Danau Toba yang berada di Desa Tipang dan Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kab...


Paling tidak 249,6 ton ikan di keramba jaring apung di Danau Toba yang berada di Desa Tipang dan Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, mati selama enam hari terakhir. Jumlah itu belum termasuk kematian ikan liar di Desa Tipang, Simangulampe, Sinambela, dan Marbuntoruan.

Kasus ini merupakan kasus kematian massal ikan kelima yang terjadi di sejumlah tempat di sekeliling Danau Toba setahun terakhir. Selain di Baktiraja, kematian massal ikan juga terjadi di Desa Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horison, Simalungun; Desa Tongging, Kecamatan Merek, Karo; Desa Silalahi dan Desa Paropo, Kecamatan Silalahi Sabangun, Dairi; dan Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Samosir.

Kepala Desa Sinambela Marlindang Simanulang yang dihubungi dari Medan, Kamis (12/1/2017), mengatakan, kematian massal ikan terjadi sejak Sabtu (7/1/2017) pagi. Ikan-ikan liar di Danau Toba mengambang pingsan dan diambil warga untuk dimasak. Namun, jumlah ikan yang pingsan dan mati semakin banyak.

"Sampai Rabu (11/1/2017), masih ada, tetapi sekarang (Kamis) sudah tidak ada," katanya.

Marlindang mengatakan, air danau di desanya biasanya terlihat biru jika dilihat dari bukit. Namun, akibat ikan-ikan mati, air danau menjadi hijau kehitaman.

Mangandar Purba (61), petani ikan keramba jaring apung (KJA) Batu Gajah di Desa Tipang yang memiliki 70 kotak keramba mengatakan, dirinya kehilangan 60 ton ikan dengan kerugian miliaran rupiah. "Cuma 10 persen saja yang hidup," katanya.

Mangandar mengatakan, saat ikan-ikan milik tetangganya mati, Sabtu lalu, ikannya belum mati. Ikannya mulai mati pada Selasa hingga Kamis. Kebanyakan ikan yang mati berbobot 200 gram ke atas. Ikan yang kecil-kecil justru selamat. "Air danau memang sangat keruh ada warna kemerahmerahan," ujar Mangandar.

Mangandar, yang juga pemilik restoran ikan, mengatakan, restorannya tetap buka. Namun, tidak lagi banyak pengunjung karena bau busuk ikan yang mati memenuhi kawasan Tipang.

Dia mencurigai air danau tercemar Sungai Silang yang banjir pada Rabu pekan lalu. Sungai itu bermuara di Danau Toba. Kecurigaan itu terjadi karena ada warna merah-merah pada air sisa banjir di persawahan.

Endapan di danau

Namun, hal itu ditepis Kepala Bidang Perikanan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Humbang Hasundutan Rudy TH Simamora. Berdasarkan penelitiannya, kadar oksigen dalam air berada di bawah normal. Minggu, kadar oksigen 2,6 ppm, jauh di bawah standar minimal yang dibutuhkan ikan, yakni 4 ppm. Pada Rabu, kadar oksigen hanya 0,9 ppm.

Adapun kadar nitrit masih di bawah 0,1 ppm yang aman untuk ikan dan PH pada Rabu berkisar 6,8-7,2 ppm atau netral. "Angka itu menunjukkan tidak ada zat pencemar dalam air," kata Rudy.

Dia mengatakan, kematian ikan terjadi karena up welling atau naiknya endapan di dasar perairan danau karena hujan dan angin kencang yang terjadi berhari-hari pekan lalu. Kondisi itu juga dipengaruhi fluktuasi suhu udara di permukaan danau yang saat cerah mencapai 32 derajat celsius, sementara di kedalaman sekitar 15 meter temperaturnya 16 derajat celsius.

"Endapan dasar danau, termasuk kotoran ikan, sisa pakan, dan limbah rumah tangga naik ke atas sehingga warna air danau di permukaan keruh," kata Rudy.

Air danau yang kadar oksigennya rendah naik ke atas. Kematian massal itu, menurut Rudy, murni karena ikan kekurangan oksigen. Selain itu, kepadatan keramba sangat tinggi. Satu kotak keramba ukuran 3 x 4 meter diisi lebih dari 5.000 benih bahkan ada yang mencapai 15.000 benih.

Setelah kematian ikan di Haranggaol pertengahan tahun lalu, kata Rudy, pihaknya telah mengimbau agar keramba dipindahkan ke tengah danau, 200 meter dari pantai dengan kedalaman air lebih dari 50 meter. Jarak antarkeramba 50 meter. Namun, di lapangan, keramba banyak berada persis di bibir pantai dengan kedalaman air kurang dari 50 meter. Letak keramba juga berdekatan. Rudy mengatakan, total kerugian petani sekitar Rp 6 miliar. [kompas]

COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Nama

Bisnis Ekonomi Ekonomi Dunia Hukum Indonesiaku International International Politic Job Fair Kesehatan Liga Indonesia Liga Spanyol Militer Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Religi Seks Selebriti Sepakbola Serba Serbi Teknologi Tips
false
ltr
item
Infoindonesia: Ratusan Ton Ikan di Danau Toba Mati
Ratusan Ton Ikan di Danau Toba Mati
https://3.bp.blogspot.com/-tVsOfmt8eUM/WHiMttye84I/AAAAAAAAD_U/yyWp-HUHlL47vmC9ppEyV6BnkMhEh69twCLcB/s640/20150819-puluhan-ribu-ikan-mati_20150819_044922.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-tVsOfmt8eUM/WHiMttye84I/AAAAAAAAD_U/yyWp-HUHlL47vmC9ppEyV6BnkMhEh69twCLcB/s72-c/20150819-puluhan-ribu-ikan-mati_20150819_044922.jpg
Infoindonesia
http://www.infoindonesia.info/2017/01/ratusan-ton-ikan-di-danau-toba-mati.html
http://www.infoindonesia.info/
http://www.infoindonesia.info/
http://www.infoindonesia.info/2017/01/ratusan-ton-ikan-di-danau-toba-mati.html
true
1703134673473084762
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy