Kinerja Jokowi Terbaik di Asia-Australia Versi Bloomberg



Kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) sepanjang 2016 merupakan yang terbaik diantara para pemimpin negara di Asia dan Australia versi Bloomberg. 

Penilian ini mencakup delapan pemimpin negara, yakni Presiden China Xi Jinping, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri India Narendra Modi, Presiden Korea Selatan Park Geun-hye, Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, Presiden Indonesia Joko Widodo, Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, dan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Dari data Bloomberg yang dikutip SINDOnews di Jakarta, Minggu (1/1/2017), penilaian tersebut dilihat dari tiga indikator, di antaranya nilai tukar, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat penerimaan publik kepada Jokowi. Jokowi adalah satu-satunya pimpinan negara yang mencatatkan kinerja kinclong dalam tiga indikator tersebut. 

Di masa pemerintahannya, indeks nilai tukar rupiah mampu terapresiasi 2,41%, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,02%, dan tingkat penerimaan publik mencapai 69%. Presiden Jokowi juga dinilai telah mampu menegaskan kekuasaannya atas lembaga politik di Indonesia selama 2016, dengan mengendalikan 2/3 kursi di parlemen. Tak hanya itu, program pengampunan pajak (tax amnesty) juga dinilai cukup berhasil dan mampu membiayai proyek-proyek infrastruktur prioritas.

Tantangan terbesar Jokowi pada tahun 2017 adalah memastikan bahwa rencana untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tidak tergelincir, terutama ketika dihadapkan dengan penolakan ummat Islam terhadap calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, yang berpotensi menimbulkan gejolak dan membuat ekonomi Indonesia goyang.

Sementara itu, Presiden Korea Selatan Park Geun-hye menjadi pimpinan negara dengan prestasi terburuk di 2016 versi Bloomberg. Rapor Presiden Korsel dilihat dari tiga indikator tersebut memiliki catatan merah seluruhnya, di antaranya nilai tukar won yang terdepresiasi 2%, pertumbuhan ekonomi hanya berada di angka 2,87%, tingkat penerimaan publik kepadanya pun hanya sekitar 4%.

Dari data tersebut, terlihat bahwa Presiden Rodrigo Duterte memiliki tingkat kepercayaan publik paling tinggi di antara pimpinan negara lainnya. Tingkat kepercayaan publik kepadanya mencapai 83%. Rodrigo juga mampu membuat pertumbuhan ekonomi Filipina mencapai 7,1%. Sayangnya, ia tidak mampu mempertahankan keperkasaan nilai tukar peso sehingga harus terdepresiasi 5,29%.

Sedangkan untuk indikator nilai tukar, catatan terburuk disandang oleh Presiden China Xi Jinping karena nilai tukar renminbi terdepresiasi 6,63%. [Sumber : sindonews.com]

0 Response to "Kinerja Jokowi Terbaik di Asia-Australia Versi Bloomberg"

Poskan Komentar