Truk Maut di Berlin Tewaskan 12 Orang, Pengemudinya Pengungsi Pakistan


Pengemudi truk maut yang menewaskan 12 orang di Berlin, Jerman diketahui sebagai pengungsi asal Pakistan. Pengemudi truk itu tiba di Jerman bersama aliran pengungsi pada Februari 2016.

Dituturkan sejumlah sumber yang memahami insiden ini kepada surat kabar Jerman, Die Welt, seperti dilansir media Amerika Serikat (AS), New York Post, Selasa (20/12/2016), pengemudi truk maut itu masuk ke wilayah Jerman pada 16 Februari 2016.

Sumber yang sama juga menyebut pengemudi truk ini pernah ditangkap sebelumnya atas tindak kejahatan ringan. Namun pengemudi truk ini tidak pernah terlibat kasus terorisme, sehingga tidak masuk radar intelijen setempat.

Secara terpisah, surat kabar Jerman lainnya, Der Tagesspiegel melaporkan bahwa pengemudi truk itu merupakan warga Pakistan atau Afghanistan. Belakangan, dua pejabat senior Jerman mengkonfirmasikan kepada media AS lainnya, The Washington Post bahwa pengemudi truk itu diyakini merupakan warga negara Pakistan yang tiba di Jerman sebagai pencari suaka.

Memberikan informasi lebih jelas, seperti dilansir Reuters, surat kabar ternama Jerman, Bild, yang mengutip sejumlah sumber yang memahami penyelidikan ini menyebut pengemudi truk itu bernama Naved B, yang berusia 23 tahun dan berasal dari Pakistan. Bild menyebut Naved tiba di Jerman sekitar setahun lalu.

Otoritas Jerman belum secara resmi mengkonfirmasi identitas maupun kewarganegaraan pengemudi truk itu. Pengemudi truk itu ditangkap usai kabur dari lokasi kejadian. Seorang warga Polandia yang ada di kursi penumpang truk itu, ditemukan tewas di lokasi kejadian. Tidak diketahui kaitan si pengemudi truk dengan pria yang tewas itu. 


Namun otoritas setempat menyebut, truk itu dicuri sebelum digunakan untuk menghantam kerumunan di pasar ornamen Natal setempat. Otoritas setempat meyakini, pengemudi sengaja menabrakkan truk besar itu ke arah kerumunan orang.

Jika berbagai laporan media mengenai identitas pengemudi truk tersebut benar adanya, maka akan semakin menambah tekanan untuk Kanselir Jerman Angela Merkel, yang tahun lalu memutuskan untuk mengizinkan 1 juta imigran dan pengungsi masuk ke wilayah Jerman. Keputusan itu memicu kemarahan publik Jerman. 

Sepanjang tahun 2016, Jerman cukup sering menjadi target serangan teror. Kelompok radikal Islamic States of Iraq and Syria (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas sedikitnya dua serangan teror di negara tersebut, yang keduanya didalangi pencari suaka alias imigran. [detik]

0 Response to "Truk Maut di Berlin Tewaskan 12 Orang, Pengemudinya Pengungsi Pakistan"

Poskan Komentar