Selingkuh, Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang Diberhentikan secara Hormat

Majelis Kehormatan Hakim (MKH) resmi memberhentikan dengan hormat Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang berinisial ED, lantaran ketahua...


Majelis Kehormatan Hakim (MKH) resmi memberhentikan dengan hormat Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang berinisial ED, lantaran ketahuan berselingkuh di sebuah hotel di Bukit Tinggi, Sumatera Barat, pada Oktober lalu. Sidang MKH pada ED dilakukan tertutup oleh majelis hakim gabungan dari Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung, Selasa (13/12) pagi. 

Juru bicara KY Farid Wajdi mengatakan, dalam sidang MKH pihaknya juga mendengarkan pembelaan ED selaku terlapor. 

"Sidang dilakukan untuk mengambil keputusan terhadap pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim apakah terbukti, atau sebaliknya," ujar Farid melalui keterangan tertulis, Selasa (13/12). 
arid mengatakan, proses sidang MKH memang menangani perkara berat yang melibatkan hakim seperti penerimaan uang perkara, pemalsuan putusan, termasuk soal perselingkuhan. 

Sebagai salah satu profesi mulia, kata Farid, hakim mestinya memiliki standar etika yang lebih dari orang umum. Oleh karena itu, tiap ada pelanggaran yang dilakukan hakim harus langsung ditindak tegas untuk menimbulkan efek jera. 

"Kapan pun kurun waktunya meski sudah lampau tidak akan jadi dasar pemaaf selama belum tersentuh tangan pengawasan," katanya. 

Selain ED, sidang MKH sedianya juga dilakukan pada hakim Pengadilan Tinggi Jambi, berinisial PN. Hakim PN terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku hakim karena membantu dan menerima uang dari pihak berperkara saat bertugas di Pengadilan Negeri Rantau Prapat, Sumatera Utara. Namun sidang MKH terpaksa ditunda karena hakim PN tengah sakit. 

"Sidang MKH untuk PN ditunda sampai 4 Januari 2017. Penundaan sidang karena sedang sakit," terangnya.

Keberadaan MKH telah diatur dalam Pasal 22 huruf f ayat 1 UU Nomor 18 Tahun 2011 tentang perubahan atas UU Nomor 20 Tahun 2004 tentang KY. MKH ditujukan bagi pelanggaran berat dengan ancaman sanksi pemberhentian. Proses sidang MKH diikuti empat anggota KY dan tiga hakim agung. Susunan anggota MKH, kata Farid, disesuaikan dengan kasus yang ditangani. 

Berdasarkan catatan KY, dari 45 sidang MKH yang telah digelar, sebanyak 28 persennya merupakan kasus perselingkuhan. Kasus ini menempati urutan kedua setelah kasus suap. [cnn]

COMMENTS

Nama

Bisnis Ekonomi Ekonomi Dunia Hukum Indonesiaku International International Politic Job Fair Kesehatan Liga Indonesia Liga Spanyol Militer Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Religi Seks Selebriti Sepakbola Serba Serbi Teknologi Tips
false
ltr
item
Infoindonesia: Selingkuh, Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang Diberhentikan secara Hormat
Selingkuh, Ketua Pengadilan Agama Padang Panjang Diberhentikan secara Hormat
https://3.bp.blogspot.com/-hGosoc2izl8/WFAKhlV2hyI/AAAAAAAADmo/6PI8XOx9jok4lZHva1LzK2n3VcS5mF09QCLcB/s640/selingkuh.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-hGosoc2izl8/WFAKhlV2hyI/AAAAAAAADmo/6PI8XOx9jok4lZHva1LzK2n3VcS5mF09QCLcB/s72-c/selingkuh.jpg
Infoindonesia
http://www.infoindonesia.info/2016/12/selingkuh-ketua-pengadilan-agama-padang.html
http://www.infoindonesia.info/
http://www.infoindonesia.info/
http://www.infoindonesia.info/2016/12/selingkuh-ketua-pengadilan-agama-padang.html
true
1703134673473084762
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy