Jokowi: Tak Ada Ruang untuk Terorisme



Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah tidak akan memberikan kesempatan kepada para pelaku teror untuk melancarkan aksinya di Tanah Air dan akan menindak tegas aksi-aksi terorisme. 

"Tak ada ruang sekecil apapun  untuk bergeraknya terorisme," kata Jokowi usai menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sekretariat Pengurus Pusat GP, Ansor, Jakarta, hari ini.

Polisi menangkap empat orang terduga teroris di Bekasi, Jawa Barat yang akan melakukan aksi pengeboman di sejumlah wilayah di Ibu Kota. Satu dari empat orang yang ditangkap merupakan perempuan yang telah disiapkan untuk melakukan bom bunuh diri di sekitar Istana.

Aksi teror di Indonesia terakhir terjadi 13 November 2016 di Samarinda, Kalimantan Timur dan menewaskan satu orang balita. Ketika itu, pelaku bernama Juhanda melemparkan bom molotov ke gereja Oikumene, Sengkotek, Samarinda saat jemaat sedang beribat.

Jokowi berharap masyarakat berperan aktif dalam memerangi terorisme, pasalnya, lingkungan menjadi benteng pertama dalam menghambat dan menjalarnya ide-ide teror yang dapat menghancurkan sendi-sendi bangsa. "Tanpa bantuan masyarakat, sulit untuk memerangi terorisme," ujarnya.[Sumber : rimanews.com]

0 Response to "Jokowi: Tak Ada Ruang untuk Terorisme"

Poskan Komentar