Komentar SARA di Berita Ahok, Seorang Pemuda Diciduk Polisi



Polres Berau, Kalimantan Timur, mengamankan pelaku penistaan agama berinisial MP (26) di rumahnya di Jalan Manimbora, Kecamatan Tanjung Redeb. 

Dalam akun pribadi facebook-nya, MP memberikan komentar dalam sebuah berita di median online berjudul "Ahok Omeli Warga Berpose Dua Jari Di Balai Kota, Kenapa Ya?", dengan kata-kata kasar dan membawa-bawa agama.

Dari keterangan pelaku, dirinya mengaku jika komentar yang ia tulis hanyalah iseng belaka. Namun, akibat ulahnya banyak netizen yang mengecam agar petugas menindaknya secara hukum.

"Kalau dari keterangan sementara, pelaku ngakunya iseng berkomentar seperti itu,” ungkap Waka Polres Berau Indra Kurniawan, seperti yang dikutip dari laman tribratanews.com, Rabu (2/11/2016).

Terkait laporan organisasi islam yang meminta agar pelaku tidak lagi berada di wilayah Berau, Polres Berau menampung permintaan tersebut. Akhirnya, Polres Berau sudah memindahkan pelaku ke Polda Kaltim. Pelaku diamankan polisi dari kediamannya, Minggu (30/10/2016). 

Meski pelaku berada di Polda Kaltim, namun polisi menjamin jika proses hukum tetap berjalan dan ditangani oleh Polres Berau. Pelaku terancam Undang-Undang Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) pasal 28 ayat 2 dan pasal 45 ayat 2, dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun dan denda Rp 1 miliar.[Sumber : rimanews]

0 Response to "Komentar SARA di Berita Ahok, Seorang Pemuda Diciduk Polisi"

Poskan Komentar