Ahok : Ibu Hamil pun Harus Diusir Jika Tak Punya Hak Tempati Rusun



Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)  tampaknya sudah semakin jengkel terhadap praktik jual-beli hak sewa rusun milik pemerintah.

Bahkan, Ahok sampai mengatakan, ibu hamil pun akan langsung diusir, jika terbukti tidak punya hak menempati rusun sewa yang peruntukannya untuk warga miskin, terutama korban gusuran.

“Saya benar-benar jengkel, karena sudah banyak sekali rusun diperjualbelikan sehingga kami sering kesulitan ketika mau merelokasi warga yang huniannya terkena penertiban,” ujar Ahok usai rapat paripurna di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (4/10).

Konyolnya lagi, rusun yang jumlahnya sangat terbatas itu banyak dihuni oleh warga luar daerah yang tidak punya KTP DKI. Hal itu diungkapkan Ahok sehubungan banyaknya penyalahgunaan sejumlah rusun milik Pemprov DKI, termasuk Rusun Muara Baru di wilayah Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.

“Pokoknya kita akan terus tertibkan hunian di rusun-rusun. Seandainya ada ibu hamil yang tidak punya hak menempati rusun tersebut, langsung kita usir. Kalau kita gak tegas, penyalahgunaan makin meningkat,” paparnya.

Menurutnya, pihaknya sudah sering melakukan pemeriksaan dan mengusir ratusan keluarga yang secara ilegal menempati rusun milik pemerintah. “Namun ternyata pelanggarannya masih tetap marak, sehingga kita harus lebih sering melakukan razia disertai tindakan tegas,” tandas Ahok yang telah memerintahkan Dinas Perumahan dan Gedung DKI Jakarta untuk bertindak lebih tegas lagi.

Ahok juga mengancam jika ada oknum petugas yang terlibat dalam jual-beli rusun sewa, akan ditindak tegas. “Oknum yang bermain dalam kasus ini lebih baik diseret ke kantor polisi, biar lainnya pada kapok,” tegas Ahok.

Petugas pengelola yang tidak becus menertibkan pelanggaran juga harus dikenakan sanksi tegas.[Sumber : poskotanews.com]

0 Response to "Ahok : Ibu Hamil pun Harus Diusir Jika Tak Punya Hak Tempati Rusun"

Posting Komentar