Diprotes, Proyek Toilet Umum Capai Rp 700 Juta Per Unit di Pare-pare


Biaya pembangunan toilet di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mencapai Rp 700 juta per toilet. Proyek ini menuai kritik dari masyarakat.

“Pembangunan toilet dengan anggaran Rp 700 juta itu kami nilai sebagai pemborosan anggaran. Untuk nilai Rp 700 juta, kami bisa membangun rumah berlantai tiga dengan empat atau lima toilet di dalamnya,” ujar Ketua LSM Mahatida Anti Korupsi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Rudi Najamuddin.

Menurut Rudi, Pemkot Parepare tidak hanya akan membangun toilet di Lapangan Andi Makkasau, tetapi juga akan membangun toilet di Pare Beach di pinggir Pantai Senggol, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, dengan nilai Rp 650 juta.

“Terlebih lagi kami juga menemukan pembangunan toilet yang ada di Pare Beach senilai Rp 650 juta. Jadi Pemkot Parepare membangun dua toilet dengan total anggaran Rp 1,3 milliar, boros kan,“ ungkap Rudi.

Sukriyadi, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan toilet umum, menjelaskan bahwa nilai proyek satu toilet mencapai Rp 700 juta karena toilet itu akan dibangun di bawah tanah.

Menurut Sukriyadi, toilet ini terbilang mahal karena menggunakan sanitasi dan mesin pemompa air yang nantinya akan tertanam di bawah tanah.

“Selain itu, di atas toilet nantinya berfungsi sebagai panggung hiburan untuk kepentingan masyarakat Parepare,“ ungkap Sukriyadi. [kompas]

0 Response to "Diprotes, Proyek Toilet Umum Capai Rp 700 Juta Per Unit di Pare-pare"

Poskan Komentar